Minggu, 10 Juni 2012

ILMU UKUR TANAH MEMBUAT PETA DENGAN CARA MENGIKAT DAN KOORDINAT


MATA KULIAH : Ilmu Ukur Tanah I
TOPIK : MEMBUAT PETA
LEMBAR KERJA
Program : PTS/B
Jurusan  : PTK
Semester : III


1. MEMBUAT PETA DENGAN CARA MENGIKAT
2. MEMBUAT PETA DENGAN CARA KOORDINAT


Waktu          : 4 x 50 menit
Hari              : Jum’at
Tanggal        : 8 oktober 2010
Kelompok    : VIII
Lokasi    : Gedung Praktek Kayu Kampus V UNS

A.      PENDAHULUAN
Peta adalah suatu gambaran keseluruhan atau sebagian permukaan bumi baik laut maupun darat dengan mengguakan perbandingan skala tertentu. Sementara itu, definisi dari skala adalah perbandingan antara jarak yang digambarkan dalam peta dengan jarak yang sebenarnya di muka bumi.
Peta sebagai sebuah media komunikasi antara manusia dengan kondisi lapangan saat ini menjadi sangat penting ketika dibutuhkannya informasi lokasi, posisi obyek – obyek penting di lapangan yang menjadi dasar bagi sebuah perencanaan pekerjaan.
Ketersediaan alat pemetaan yang pada umumnya dibayangkan membutuhkan biaya yang mahal, ternyata dapat disiasati dengan menggunakan alat ukur yang lebih murah dan mudah pengoperasiaannya. Hal ini menjadi dasar, dimana dengan alat yang sederhana dapat dilakukan pemetaan untuk menghasilkan sebuah peta situasi dari obyek penelitian.

B.       TUJUAN
1.        TUJUAN UMUM
Ø  Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang cara membuat peta sederhana
Ø  Mahasiswa dapat menggunakan alat sederhana
2.        TUJUAN KHUSUS
Ø  Mahasiswa dapat melakukan pemetaan di lapangan
Ø  Mahasiswa dapat membuat pemetaan dengan cara mengikat
Ø  Mahasiswa dapat membuat pemetaan dengan cara koordinat.
Ø  Mahasiswa dapat membuat sketsa lokasi praktik dengan benar
Ø  Mahasiswa dapat menancapkan jalon dengan benar
Ø  Mahasiswa dapat menggunakan unting-unting
Ø  Mahasiswa dapat membidik jalon dengan benar
Ø  Mahasiswa dapat mengukur jarak menggunakan roll meter
Ø  Mahasiswa dapat menggunakan kompas untuk menentukan sudut jurusan

C.      ALAT – ALAT YANG DIGUNAKAN
1.         Jalon                  : 10  buah
2.         Rollmeter          : 1 buah
3.         Prisma               : 1 buah
4.         Kompas             : 1 buah
5.         Unting-unting   : 1 buah
6.         Benang              : 1 rol
7.         Patok                 : secukupnya
8.         Alat tulis           : secukupnya

D.      TINDAKAN KEAMANAN
1.         Memakai pakaian praktikum,
2.         Mengikuti pengarahan dan petunjuk dari dosen pembimbing,
3.         Mengecek dan membawa peralatan praktik ke lokasi praktik dengan hati – hati
4.         Meletakkan alat praktik di tempat yang aman
5.         Menggunakan alat praktik dengan benar atau sesuai fungsinya
6.         Memeriksa alat-alat tersebut sebelum dan sesudah praktikum.

E.       LOKASI PENGUKURAN
Lokasi praktik dilaksanakan di sebelah timur gedung PTM dan aula PTK

F.       SUBJOB
1.         MEMBUAT PETA DENGAN CARA MENGIKAT
a.         Langkah Kerja
1.        Memperhatikan dan mengikuti petunjuk dari dosen pembimbing
2.        Bon dan menyiapkan semua peralatan yang diperlukan
3.        Mencari lokasi yang akan digunakan untuk praktek
4.        Membuat tabel pengukuran dan  sketsa dari lokasi praktik pengukuran
5.        Menancapkan 5 buah jalon ( A, B, C, D, E) sebagai titik-titik batas persil yang membentuk segi lima dengan menegakkan ke 5 jalon tersebut menggunakan unting-unting
6.        Mengukur jarak antar jalon di titik persil menggunakan rollmeter serta sudut jurusan jalon menggunakan  kompas
7.        a.     Membuat garis ukur D-E
b.    Memperpanjang sisi bangunan R-S, Q-P, H-I, G-J sehingga berpotongan dengan garis ukur D-E  di titik 1,4,7,8 dan ditancapkan jalon pada masing – masing titik tersebut.
c.     Mengukur jarak 1-D, 1-S, 4-E, 4-P, I-7, J-8, 7-8 dan 8-E serta sudut jurusan 1-S dan 4-P
d.    Mengukur jarak setiap titik perpotongan yang ada disetiap garis ukur dengan patokan D =  0,00 m
8.        a.     Membuat garis ukur D-C
b.    Memperpanjang sisi bangunan P-S dan Q-R sehingga berpotongan dengan garis ukur C-D di titik 2 dan 3 dan ditancapkan jalon pada masing-masing titik tesebut.
c.     Mengukur jarak 2-D, 2-S, 3-C,  dan 3-R serta sudut jurusan 2-S, 3-R.
d.    Mengukur jarak tiap titik perpotongan yang ada disetiap garis ukur dengan patokan D =  0,00 m
9.        a.     Membuat garis ukur E-A
b.    Memperpanjang sisi bangunan H-G dan I-J sehingga berpotongan dengan garis ukur E-A di titik 5 dan 6 dan ditancapkan jalon pada maing-masing titik tersebut.
c.     Mengukur jarak 5-G, 5-E, 6-J dan 6-5.
d.    Mengukur jarak tiap titik perpotongan yang ada disetiap garis ukur dengan patokan E =  0,00 m
10.    Menggambar peta hasil pengukuran pada kertas dan menghitung hasil pengukuran
11.    Mencatat semua hasil pengukuran praktik
12.    Membuat laporan sementara dari kegiatan yang telah di lakukan.
13.    Memeriksa alat yang di pakai dan mengembalikannya ke laboratorium.
14.    Melaporkan data hasil pengukuran membuat peta dengan cara mengikat

b.        Data hasil pengukuran
No
Titik
Jarak ( m )
Sudut Azimuth
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
A – B
B – C
C – D
D – E
E – A
PQ
SR
SP
QR
1-S
1-D
2-D
2-S
3R
3-C
4-P
4E
5–G
G-H
G-J
I-P
I-7
J-8
7-8
8-E
6-E
6-5
34,56
27,31
19,83
67,11
15,38
9,15
9,15
53,72
53,72
2,00
2,5
5,06
2,65
2,97
5,63
4,08
10,91
3,76
2,09
2,05
4,02
4,05
4,01
2,09
6,82
4,09
2,32
α AB = 16 º
α BC = 355 º
α CD = 270 º
α DE = 181 º
α EA = 64 º
α 1S = 91 º
α 2S = 182 º
α 3R= 181º
α 4P= 89 º
Sudut ABC = 159º
Sudut BCD = 95º
Sudut CDE = 91º
Sudut DEA = 63º
Sudut EAB = 132º


c.        

Perhitungan
·           Menghitung luas persil :
Diketahui :   < ABC = 159º            < CDE = 91º               < EAB = 132º
 < BCD = 95º              < DEA = 63º  
ü  Luas ABC = 0,5 x AB x BC x sin < ABC
= 0,5 x 34,56 x 27,31 x sin 159º
= 0,5 x 34,56 x 27,31 x 0,358
= 169,12 m2
ü  Luas CDE = 0,5 x CD x DE x sin < CDE
= 0,5 x 19,83 x 65,6 x sin 91º
= 0,5 x 19,83 x 65,6  x 0,99
= 650,32 m2
ü  Luas ACE
Untuk mengetahui luas ACE, tenukan panjang AC, EA, dan AE
o    AC2      = AB2 + BC2 - 2 AB BC cos < ABC
                   = 34,562 + 27,312 – 2 (34,56x 27,31) cos 159º    
= 1194,39 + 745,841887,67 (-0,934)
= 1194,39 + 745,84+1887,67
= 3827,90 m
AC       =
= 61,87 m
o    CE2     = DC2 + DE2 – 2 DC DE cos < CDE
= 19,832 + 65,62 – 2 (19,83x65,6) cos 91
= 393,23 + 4303,36 -2601,70(- 0.17)
= 393,23 +4745,64
= 5138,87 m
CE =
CE = 71,69 m
o    Menghitung S untuk mengetahui luas ACE

S     = AC + CE + EA
2
= 61,88 + 71,69 + 13,88
2
= 147,45 m
ü  Luas ACE
=
=
=
=
930,540 m2

Luas segilima ABCDE = Luas ABC + Luas CDE + Luas ACE
       = 169,12 m2 + 650,32 m2 + 930,540 m2
      = 1749,98 m2
·           Menghitung Luas Bangunan
L = L besar + L kecil              
= ( 9,15x53,72 ) + ( 1,98 x 5,38 )
= 491,538 + 10,65
= 502,19 m2
·           Luas halaman
L = L persil – L bangunan
= 1749,98502,19
= 1247,79 m2
d.        Gambar Hasil Kerja
( Terlampir )
  
2.         MEMBUAT PETA DENGAN CARA KOORDINAT TEGAK LURUS
a.         Langkah Kerja
1.        Mencari lokasi yang akan digunakan untuk praktek
2.        Membuat sketsa lokai praktik
3.        Menentukan titik-titik batas persil yaitu A, B, C, D, E  membentuk segi lima kemudian menancapkan jalon pada titik-titik tersebut.
4.        Ukur jarak AB, BC, CD, DE, EA dengan menggunakan roolmeter serta ukur sudut jurusan tiap garis batas persil dengan kompas
5.        Membuat garis ikat BF dan CG yang diukur jarak dan jurusan garis tersebut menggunakan kompas.
6.        a.     Membuat garis ukur A-B
b.     Tancapkan jalon di titik H
c.     Proyrksikan titik H terhadap garis ukur AB dengan prisma. (jalon  tegak lurus apabila bayangan jalon pada sudut bangunan segaris lurus dengan ke dua jalon pada garis ukur ).
d.     Tancapkan jalon 1 pada titik pendekatan prisma tersebut.
e.     Mengukur jarak dan sudut jurusan A-1 dan 1-H
f.     Mengukur jarak pada setiap titik pendekatan  prisma dengan patokan A = 0.00.
7.    a.     Membuat garis ukur B-C
b.     Tancapkan jalon di titik I
c.     Proyeksikan titik I terhadap garis ukur BC dengan prisma.
d.     Tancapkan jalon 2  pada titik pendekatan prisma tersebut.
e.     Mengukur jarak dan sudut jurusan C-2 dan 2-I.
f.     Mengukur jarak pada setiap titik pendekatan  prisma dengan patokan B = 0.00.
7.        a.     Membuat garis ukur C-D
b.     Tancapkan jalon di titik I, J, L, M dan N
c.     Proyeksikan titik di poin b terhadap garis ukur C-D dengan prisma.
d.    Tancapkan jalon  3, 4, 5, 6, 7 dan 8  pada masing – masing titik pendekatan prisma tersebut.
e.     Mengukur jarak dan sudut jurusan C-3, 3-I, D-4, 4-J, D-5, 5-K, D-6, 6-L, D-7, 7-M, D-8 dan 8-O.
f.     Mengukur jarak pada setiap titik pendekatan  prisma dengan patokan C = 0.00.
8.        a.     Membuat garis ukur D-E.
b.     Tancapkan jalon di titik M, N, O, P.
c.     Proyeksikan titik di poin b terhadap garis ukur D-E dengan prisma.
d.     Tancapkan jalon  9, 10, 11 dan 12 pada titik pendekatan prisma tersebut.
e.     Mengukur jarak dan sudut jurusan D-9, 9-M, D-10, 10-N, D-11, 11-O, E-12, dan 12-P.
f.     Mengukur jarak pada setiap titik pendekatan  prisma dengan patokan D = 0.00.
9.        a.     Membuat garis ukur E-A.
b.     Tancapkan jalon di titik P, Q, R.
c.     Proyesikan titik di poin b terhadap garis ukur E-A dengan prisma.
d.     Tancapkan jalon 13, 14, dan 15  pada titik pendekatan prisma tersebut.
e.     Mengukur jarak dan sudut jurusan E-13, 13-P, E-14, 14-Q, E-15 dan 15-R.
f.     Mengukur jarak pada setiap titik pendekatan  prisma dengan patokan E = 0.00.
10.    Mencatat hasil pengukuran dan memasukkan ke tabel data pengukuran.
11.    Mengecek semua peralatan yang dipakai sebelum meninggalkan lokasi praktek
12.    Membuat laporan sementara dari kegiatan yang telah dilakukan.
13.    Mengembalikan semua peralatan praktek ke laboratorium
14.    Menyusun Laporan Praktikum

b.        Data hasil pengukuran

No.
Titik
Jarak ( m )
Sudut (Derajat)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
A – B
B - C
C - D
D - E
E – A
B – F
C – G
A – 1
1 – H
C – 2
2 – I
C – 3
3 – I
D – 4
4 – J
D – 5
5 – K
D – 6
6 – L
D – 7
7 – M
D - 8
8 - O
D – 9
9 – M
D – 10
10 - N
D – 11
11 – O
E – 12
12 - P
E – 13
13 – P
E – 14
14 – Q
E – 15
15 – R
15
11
35
17
32,75
12,56
3,68
5,48
0,77
2,63
2,89
1,14
3,75
8,89
3,79
7,24
5,58
5,70
2,52
3,17
2,52
2,82
5,58
3,39
2,23
4,22
3,58
5,24
3,26
3,63
3,78
3,70
3,60
8,32
4,32
10,23
2,47
314
243
184
99
11
103
332
314
224
63
153
184
94
4
94
4
94
4
94
4
94
4
94
99
9
99
9
99
9
279
9
11
281
11
281
11
281
Garis Batas Persil dan Garis Ukur
Garis Batas Persil dan Garis Ukur
Garis Batas Persil dan Garis Ukur
Garis Batas Persil dan Garis Ukur
Garis Batas Persil dan Garis Ukur
Garis Ikat
Garis Ikat














c.         Perhitungan
a).   Perhitungan Sudut Dalam :
ÐABC        = (360 - ÐAB) + ÐCB
                    = (360° - 314°) + 63°
                    = 46° + 63°
                    = 109°
ÐBCD        = ÐCD - ÐCB
                    = 184° – 63°
                    = 121°

ÐCDE         = ÐDE - ÐDC
                    = 99° - 4°
                    = 95°
ÐDEA        = ÐEA - ÐDE
                    = 191° –  99°
                    = 92°
ÐEAB             = ÐAB - ÐAE
                        = 314° – 191°
                        = 123°



∑ Sudut Dalam       = ÐABC + ÐBCD + ÐCDE + ÐDEA + ÐEAB
                                = 109°+ 121° + 95° + 92° + 123°
                                = 540°

b).   Perhitungan Luas Persil :
BD2       = BC2 + CD2 – 2( BC.CD ) Cos 121°
              = 112 + 352 – 2( 11 . 35 ) ( - 0,515 )
              = 121 + 1225 + 396,55
              = 1742.55
BD         = 41.7439

BE2        = BA2 + AE2 – 2( BA.AE ) Cos 123°
              = 152 + 32.752 – 2( 15 . 32.75 ) ( -0,5446 )
              = 225 + 1072,5625 + 535,0695
              = 1832.632
BE         = 42,809
§   Luas Persil I
S          = ½ ( BD + DE + BE )
            = ½ ( 41,7439 + 17 + 42,809 )
            = ½ 101,5529
            = 50,77645


LI         = S (S – BD)(S – DE)(S – BE)
= 50,77645 (50,77645 – 41,7439)( 50,77645– 17)( 50,77645– 42,809)
            = 50,77645 (9,03255) (33,77645) (7,96745)
            = 123425,8303
            = 351,32 M2
§   Luas Persil II
S     = ½ (BC + CD + BD)
             = ½ (11 + 35 + 41,7439)
       = ½ 87,7439
       =43,87195
LII  = S (S – BC)(S – CD)(S – BD)
       =  43,87195 (43,87195–11)( 43,87195–35)( 43,87195–41,7439)
       =  43,87195 (32,87195) (8,87195) (2,12805)
       = 27227,84811
       = 165,009 M2
§   Luas Persil III
S          = ½ ( BE + BA + AE )
            = ½ (42,809 + 15 + 32,75)
            = ½ 90,559
            = 45,2795
LIII      = S (S – BE)(S – BA)(S – AE)
            = 45,2795 (45,2795–42,809)( 45,2795 – 15)( 45,2795– 32,75)
            =  45,2795 (2,4705) (30,2795) (12,5295)
            = 42439,36925
            = 206,008 M2

Total Luas Persil     = 351,32 + 165,009 + 206,008
                         = 722,337 M2
c).   Perhitungan Luas Bangunan
·           Luas gedung aula         = P × L
                                                   = 25 × 12,47
                                                   = 311,75 M2
·           Luas Kamar Mandi      = P × L
                                          = 8,17 × 4,52
                                                 = 36,9284 M2

·           Luas Bak Air               = P × L
                                                = 2,5 × 2
                                                = 5 M2            

Luas Total Bangunan         = 311,75 + 36,9284 + 5
                                               = 353,6784 M2
d).   Perhitungan  Luas Area Persil Tanpa Bangunan
Luas total persil – Luas total bangunan      = 722,337 - 353,6784
                                                                        = 368,6586 M2
d.        Gambar hasil kerja
( Terlampir )

G.      KESULITAN YANG DIHADAPI
1.    Ada beberapa jalon yang bengkong dan tumpul sehingga sulit untuk ditancapkan dan sulit pada waktu membidik garis lurus karena bengkong.
2.         Kondisi tanah yang terlalu keras sehingga jalon jalon sulit ditancapkan
3.         Cuaca yang panas sehingga mengganggu saat praktek
4.         Banyak tanaman liar sehingga mengganggu praktek.
5.         Kurang kompaknya kelompok.

H.      KETRAMPILAN YANG DIPEROLEH
1.         Mahasiswa terampil membuat peta dilapangan
2.         Mahasiswa terampil membidik jalon
3.         Mahasiswa terampil mengukur jarak dilapangan
4.         Mahasiswa terampil menghitung data hasil pengukuran
5.         Mahasiswa terampil menggambar hasil pengukuran

I.         KESIMPULAN
1.   Dalam praktek membuat peta dengan cara emngikat diperlukan keahlian dan ketelitian dalam menggunakan dan membaca alat yang digunakan
2.         Diperlukan kerjasama kelompok yang baik dalam praktek sehingga praktek dapat berjalan lancar, baik dan lebih cepat
3.         Dalam mengoreksi jumlah sudut dalam dibutuhkan keahlian yang lebih, karena harus sesuai dengan aslinya
4.        Diharapkan setelah praktek mahasiswa mampu membuat, membaca dan menerangkan peta dengan cara mengikat

J.        SARAN
1.         Sebaiknya alat-alat praktek harus memenuhi syarat dan diperiksa sebelum dan sesudah praktek
2.    Pada saat praktek hendaknya pembimbing selalu memdampingi dan langsung menegur apabila terjadi kesalahan agar cepat dibetulkan
3.         Praktek agar dijalankan lebih pagi, agar tidak terlalu panas
4.     Selalu menjaga kekompakan kelompok dalam praktek sehingga praktek dapat berjalan dengan lancar dan lebih cepat selesai.






KEWIRAUSAHAAN



Untuk membantu Anda menjadi seorang pengusaha, Anda membutuhkan dan perlu mengingat unsur-unsur   K E W I R A U S A H A A N   di bawah ini :

K.      Kreatif, Keterampilan, Kepemimpinan, Ketidakpastian
Pengusaha baik laki-laki dan perempuan mempunyai kemampuan atau pengetahuan yang memungkinkan mereka melakukan dan menyelesaikan suatu kegiatan. Kebanyakan mereka yang berjiwa kewirausahaan mempunyai pengetahuan yang cukup, sikap, dan keterampilan praktis untuk memimpin, berani dan mampu menghadapi ketidakpastian, serta memiliki kreatifitas yang tinggi dalam memanfaatkan perubahan yang terjadi, dan kemampuan untuk mengelola sumber daya.

E.       Energi, Empati, Etika
Bekerja keras dengan cara yang pintar adalah kunci dalam kewirausahaan. Kekuatan mental dan fisik dibutuhkan untuk menghadapi semua tantangan untuk mendapatkan solusi atas suatu masalah dan untuk berhasil menyelesaikan suatu usaha. Untuk meningkatkan kekuatan, Anda perlu merangsang otak dan semua indera --penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, dan rasa-- sehingga semuanya siap untuk mengidentifikasi apa yang perlu dilakukan dalam situasi yang berbeda. Di samping itu, sikap ber-empati dengan etika yang baik juga bisa memberikan rangsangan kepada kita untuk mampu menyelesaikan masalah orang lain. Dalam rangka menjalankan kegiatan tersebut, Anda perlu sehat dan fit secara fisik, dan ini bisa dicapai dengan diet yang sesuai dan latihan fisik.

W    Wawasan Luas

Wawasan yang luas mengenai segala sesuatu yang pernah diketahui atau dialami dalam kehidupan sehari-hari atau dengan memahami pengalaman orang lain, dapat dijadikan sebagai salah satu sumber berpikir untuk menyelesaikan masalah melalui penciptaan hal-hal yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat.

I          lde, lnovasi, lmbalan, lnisiatif
Kemampuan untuk menerapkan ide-ide baru yang memungkinkan Anda menjalankan kegiatan secara berbeda adalah ciri lain mereka yang berjiwa kewirausahaan. Melalui inisiatif, imajinasi, intuisi, dan pengetahuan individu, Anda akan dapat mengubah sesuatu atau menemukan jalan untuk mengakomodasi situasi yang baru. Apapun yang Anda hadapi. lnformasi mengenai isu dan bidang yang berbeda adalah masukan yang penting untuk menjadi inovatif. Maka, laki-laki dan perempuan yang berjiwa kewirausahaan akan memberi bobot yang tinggi pada informasi dan mereka selalu awas dan senantiasa melakukan penelitian.

R       Rencana

Untuk dapat melihat gambaran menyeluruh tentang usaha -mengapa harus didirikan, apa yang harus dilakukan, bagaimana dapat diselesaikan, siapa yang akan melakukannya, dan kapan akan selesai-Anda perlu membuat rencana tertulis. Rencana tertulis dapat membantu mengklarifikasi situasi dan membantu membuat keputusan apakah akan melibatkan diri dalam suatu kegiatan yang pada ujungnya akan membantu Anda membuat keputusan apakah usaha itu perlu dilakukan atau tidak. Dalam hal usaha bisnis, perencanaan yang baik akan membantu Anda melihat apakah usaha itu akan memberikan keuntungan atau tidak.

A       AdiI

Seorang pengusaha perlu memiliki sifat adil dalam arti sempit, yaitu mampu menjaga perilaku terhadap pekerja atau orang lain, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban baik, pada saat berinteraksi langsung maupun tidak langsung.

U       Ulet

Keputusan untuk mengambil langkah dan memulai usaha atau melakukan kegiatan harus dibuat. Semua laki-laki dan perempuan yang mau berusaha membuat keputusan ini hanya setelah mereka melakukan sejumlah penelitian, sehingga pada akhirnya mereka biasanya dapat mencapai hasil sukses dan mendapatkan keuntungan. Anda selalu harus mengambil langkah pertama, karena hal ini menandai perbedaan antara yang berjiwa kewirausahaan dan mereka yang tidak. Sukses dimulai dari keputusan untuk memulai bergerak ke arah yang benar dan yang kita inginkan.

S        Supel, Sabar, Senang
Salah satu sifat yang harus dimiliki dalam mengembangan kepribadian seseorang agar mampu berinteraksidengan orang lain adalah kemampuan berinteraksi dan memposisikan dirinya dalam lingkungan dan kondisi yang sedang berlangsung. Sabar, tidak keberatan dan dengan senang hati mendengarkan pendapat orang lain, akan mampu memberikan banyak peluang usaha dan relasi di kemudian hari.

A       Antusias
Terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi ketika seseorang mencoba untuk mendirikan suatu usaha. Perempuan menghadapi tantangan yang lebih khusus, beberapa di antaranya negatif dan mengecilkan hati. Untuk mewujudkan usaha yang akan memberi keuntungan yang Anda harapkan, kemampuan untuk tetap berada di jalur yang digariskan' meskipun terdapat banyak tantangan di sepanjang jalan, adalah penting' Kesabaran' ketekunan dan kepercayaan diri adalah beberapa sikap yang harus Anda terapkan untuk bertahan menghadapi tantangan mental dan fisik.

H       Hasil (laba), Hadiah

Anda yakin bahwa untuk mencapai penghargaan yang memuaskan dari pekerjaan, Anda perlu mengerjakan dan menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu dengan penuh harapan dan target. Efisiensi, efektivitas, dan pengaturan waktu adalah aspek penting yang membuat Anda dapat menyelesaikan pekerjaan. Kemampuan untuk memusatkan perhatian pada hasil kerja, membantu Anda untuk berkonsentrasi pada apapun yang Anda ingin lakukan'

A       Asa

Anda mempunyai motivasi untuk mencapai kesuksesan dan melakukan semua kegiatan Anda sikap dan ketajaman persepsi Anda memungkinkan Anda bekerja untuk mendapat hasrl yang diharapkan, setiap kali Anda berniat melakukan sesuatu. Pendekatan ini membuat Anda bekerja lebih keras dari pada orang lain.

A       Akal Sehat
Akal sehat sangat penting bagi seorang pengusaha untuk selalu berpikir positif terhadap orang lain, di samping mampu memprediksi dan membuat perencanaan yang realistis, sehingga kerugian dapat dihindarkan.

N       Norma
Salah satu syarat seorang pengusaha dapat menjalankan kegiatan usahanya adalah apabila mereka mengetahui norma/aturan/kebiasaan dan mampu untuk tidak melanggarnya. Dalam pengertian formal, norma dapat dikatakan sebagai hukum yang harus dipahami oleh seorang penlusaha terkait dengan apa yang boleh dan bisa dikerjakan dan hal-hal apa yang seharusnya dihindari

Cara Membuat Blogger


Cara Membuat Blogger-Dizaman yang maju ini banyak hobi yang bisa kita lakukan salah satunya adalah menulis akan tetapi dengan era yang serba teknologi menulis akan lebih menyenangkan apabila bisa dibaca banyak orang. Nah lewat blog adalah salah satunya, terus banyak yang bertanya bagaimana cara membuat blog…gampang kok 100% mudah dan gampang yang g kalah penting gratis pula buatnya. Cara membuat blog yang akan dibahas adalah blogspot.com  Nih saya kasih caranya
1.       Buka dan tulis website www.blogger.com
2.       Setelah anda buka akan muncul tampilan seperti ini.
3.       Apabila sudah klik daftar pada kanan atas karena anda belum mempunyai akun blogger


4.       Setelah itu kita mengisi identitas kita lengkapi semua dan klik continue ketika sudah selesai


5.       Apabila sudah selesai namai blog anda dan nama diusahakan sama dengan nama blog anda.
6.       Setelah itu pilih template yang anda suka ..nah selesai sudah sekarang anda sudah mempunyai blog dan siap digunakan, dan tinggal memposting tulisan anda.

Cara mempercepat kinerja komputer


Cara mempercepat kinerja komputer-Komputer diera sekarang menjadi kebutuhan yang penting untuk mobilitas sehari-hari. Bahkan komputer seakan menjadi teman akrab kita untuk menyelesaikan kerja kita. Ketika kita mempunyai komputer PC tetapi kinerja komputer yang kita miliki lemot dan berat akan memperlambat kerja kita dan membutuhkan waktu yang lama pula. Nah ada cara mempercepat kinerja komputer agar komputer bekerja dengan cepat dan tidak ada kendala maka perlu berbagai trik untuk mengatasinya.

 Cara mempercepat kinerja komputer
  • Perhatikan Visual Grafis
Efek efek visual grafis komputer anda seringkali memberatkan kinerja komputer PC anda. Oleh karena itu anda harus memilih antara mementingkan visual grafis/tampilan dari komputer anda atau lebih mementingkan kualitas dan performa dari komputer PC anda. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah sebagai berikut :
 Klik kanan icon My Komputer -> Klik Kanan -> Properties -> (Tab) Advance -> (Performance -> Setting) -> Visual Effects

Nah disitu kan ada pilihan antara mementingkan kualitas gambar atau performa komputer PC, anda pilih saja yang anda utamakan. Atau anda bisa pilih sendiri di menu custom, tinggal check/uncheck pilihan anda sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda.


  • Hindari Program-program yang Tidak Berguna
Seringkali anda hanya menginstall program untuk memenuhi isi komputer anda. Padahal semakin banyak program yang ada di komputer anda maka hardisk akan lebih penuh. Dan semakin banyak isi hardisk yang terpakai maka komputer anda akan berjalan lebih lambat pula. Oleh karena itu saya sarankan anda agar :

- Uninstall program-program yang tidak berguna
Caranya : Control Panel -> Add or Remove Programs
Nah disitu akan kelihatan mana program-program yang sering anda pakai dan mana yang tidak. Sebaiknya untuk program yang jarang anda pakai maka di hapus saja dari komputer PC anda.

- Lakukan Disk Cleanup
Disk Cleanup ini akan membersihkan file-file bekas yang sudah tidak dibutuhkan lagi sehingga dapat menghemat space hardisk anda.
Caranya : My Komputer -> C: (sesuai dengan hardisk yang anda ingin bersihkan) -> Klik Kanan -> Properties -> Disk Cleanup

- Defragment Hardisk Berkala
Defragment ini juga bisa membersihkan hardisk dari data-data yang tidak berguna. Sehingga jika anda melakukan defragment hardisk ini akan menambah free spac penyimpananan hardisk anda.
Caranya : My Komputer -> C: (sesuai dengan hardisk yang anda ingin bersihkan) -> Klik Kanan -> Properties -> (tab) Tools -> Defragment Now


  • Melakukan Tweaking dengan Software
Banyak software yang tersedia yang mampu meningkatkan performa komputer anda. Diantaranya Tune Up Utilities, CCleaner, RegCleaner dan masih banyak lagi. Tools-tools tersebut juga bisa membersihkan registry anda dari kesalahan-kesalahan / Error. Anda dapat mencari sofware - software tersebut di google maupun indowebster.


  • Optimalkan Virtual Memori
Caranya :
My Komputer -> Klik Kanan -> Properties -> (Tab) Advance -> (Performance -> Setting) -> Advanced -> (Virtual Memori -> Change)
Nah disitu ada bagian custom size anda isi disitu sesuai dengan yang ada di Reccomended


  • Matikan beberapa fitur Start Up yang tidak berguna
Caranya :

  • Start Menu -> RUN -> Ketikan MSCONFIG -> OK / Enter -> Pilih menu Start Up >> Hilangkan semua centang pada Start up kecuali Program Anti virus
  • Klik Menu service -> Hilangkan centang pada Automatic Updates
  • Setelah itu tekan Apply lalu OK

Bagaimana semoga bermanfaat agar computer anda cepat dan tidak berat sekian dulu semoga bermanfaat.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls